Lewati ke konten utama

Panduan

Lavender dalam Parfum: Dari Aroma Herbal sampai Campuran Manis

Lavender bisa hadir bersama jeruk, kayu, bunga, atau vanilla. Baca pasangan aromanya untuk menemukan versi yang sesuai selera.

Qammaris Editorial 2 menit
Bunga ungu lavender, Lavandula angustifolia, pada tangkai-tangkai ramping.
Bunga lavender (Lavandula angustifolia). Foto: Maja Dumat / Wikimedia Commons

Lavender dalam parfum bisa berkesan herbal dan berbunga, lalu dipadukan dengan jeruk, kayu, atau vanilla. Kalau hanya mengenal lavender dari satu sabun, cobalah membaca aroma pendampingnya sebelum membayangkan semua parfum lavender akan berbau sama.

Pilihan yang paling mudah adalah menentukan apakah ingin lavender yang lebih terasa seperti tanaman aromatik, atau lavender yang bercampur aroma manis. Deskripsi bahan dan produk dapat membantu membuat daftar coba yang lebih terarah.

Lavender memiliki beberapa sisi aroma

Pada Lavender Oil France milik IFF, bahannya berasal dari Lavandula angustifolia. Pemasok menempatkannya dalam kelompok herbal, dengan sisi bunga dan kapur barus, serta menggambarkan nuansa buah yang mengingatkan pada apel dan pir.

Keterangan itu memperlihatkan bahwa lavender dapat dibahas dengan lebih rinci daripada sekadar “wangi lavender”. Herbal di sini berarti kesan tanaman aromatik, sedangkan fruity berarti menyerupai buah. Nama tanaman yang sama masih bisa memberi beberapa petunjuk bau.

Gunakan kosakata tersebut saat membaca ulasan. Apakah penulis membahas sisi tanaman, bunganya, atau justru buah dan aroma manis yang menyertai?

Jeruk dan kayu memberi pilihan pasangan

Dalam halaman resmi Armaf, Dubai Nights Midnight mencantumkan bergamot dan lavender, dilanjutkan orange blossom, geranium, patchouli, serta woody notes atau aroma kayu.

Dari deskripsi itu, pembaca bisa menandai lavender yang dipadukan dengan jeruk, bunga, dan kayu sebagai pilihan untuk dicoba. Periksa uraian produk lengkap jika ingin mengetahui aroma mana yang paling ditonjolkan merek; urutan daftar saja tidak memberi ukuran kekuatan setiap unsur.

Vanilla dan cendana menawarkan pasangan lain

Guerlain menjelaskan Mon Guerlain Eau de Parfum melalui lavender Prancis, melati sambac, cendana, dan vanilla tahitensis. Merek menggambarkan lavender sebagai pemberi kesan bunga yang segar, sedangkan cendananya memberi sisi kayu lembut menyerupai krim.

Jika tertarik pada lavender dengan aroma manis, kombinasi seperti ini dapat menjadi titik awal. Bandingkan nanti apakah manisnya sesuai selera dan apakah lavendernya masih menjadi bagian yang kalian nikmati.

Pilih dari aromanya, lalu buat catatan

Tidak perlu membatasi pencarian pada label parfum pria atau wanita. Mulailah dari tiga pertanyaan: ingin sisi herbal yang jelas, lebih menyukai pasangan jeruk atau vanilla, dan seberapa banyak kesan kayu yang dicari?

Saat mencoba, catat dengan kalimat singkat, misalnya “suka lavendernya, tetapi ingin yang kurang manis.” Bawa catatan itu saat mencari pilihan berikutnya. Detail sederhana tersebut lebih membantu daripada menganggap lavender hanya cocok dalam satu jenis parfum.

Foto: Maja Dumat, Echter Lavendel (Lavandula angustifolia) (9478078399) (CC BY 2.0). Tanpa perubahan isi foto. Bunga lavender (Lavandula angustifolia).

Referensi

  1. Lavender Oil France milik IFF
  2. halaman resmi Armaf
  3. Guerlain menjelaskan Mon Guerlain Eau de Parfum
  4. Echter Lavendel (Lavandula angustifolia) (9478078399)
  5. CC BY 2.0

Temukan aroma pilihan Anda

Jelajahi koleksi parfum Qammaris atau kunjungi toko untuk mencoba langsung.

Lihat katalogLokasi toko

Berhasil

Perubahan berhasil disimpan.