Lewati ke konten utama

Panduan

Patchouli dalam Parfum: Mengenal Nilam dan Aroma Daunnya

Patchouli adalah nilam. Kenali bagaimana daun dan rantingnya menjadi bahan parfum serta cara membaca kesan tanah dan kayunya.

Qammaris Editorial 2 menit
Daun hijau bergerigi pada tanaman nilam, Pogostemon cablin.
Tanaman nilam (Pogostemon cablin). Foto: Krzysztof Ziarnek, Kenraiz / Wikimedia Commons

Patchouli dalam pembahasan parfum adalah nilam, tanaman yang daunnya diolah menjadi bahan aromatik. Aromanya dapat berkesan tanah, kayu, dan hijau; hasil akhirnya juga dipengaruhi bahan lain yang dicampurkan.

Jika selama ini kata patchouli terasa asing, mengenal nama nilam bisa menjadi titik awal. Tanaman ini juga punya hubungan dekat dengan produksi minyak atsiri di Indonesia.

Patchouli oil adalah minyak nilam

Kementerian Pertanian menjelaskan bahwa nilam, Pogostemon cablin, menghasilkan minyak atsiri yang dikenal dalam perdagangan sebagai patchouli oil. Minyak atsiri adalah minyak aromatik yang diperoleh dari tanaman.

Nama patchouli pada daftar aroma bisa menjadi petunjuk saat mencari parfum dengan kesan nilam. Untuk memeriksa bahan tertentu yang digunakan, lihat keterangan resmi produknya.

Daun dikeringkan sebelum disuling

Dalam The Journey of Patchouli, Givaudan menjelaskan proses pengeringan daun dan ranting, kemudian penyulingan dengan uap. Uap membawa senyawa aromatik menuju bagian pendinginan, lalu minyaknya dikumpulkan.

Artinya, bau daun segar yang baru dipetik tidak perlu dianggap sebagai gambaran lengkap bahan parfum yang sudah diolah. Proses setelah panen merupakan bagian penting dari perjalanan nilam menjadi minyak aromatik.

Laman Givaudan juga menggambarkan kegiatan pengadaan nilam di Sulawesi dan hubungan dengan produsen setempat. Daun yang dibudidayakan petani setempat dapat menjadi bagian dari pasokan bahan bagi industri parfum.

Kesan tanah dan kayu muncul dalam deskripsi bahannya

Buku bahan patchouli dari Givaudan menggambarkan minyaknya melalui kesan kayu, tanah lembap, hijau, dan kapur barus. Keterangan ini membantu membayangkan minyak nilam yang sudah diolah.

Untuk pembaca, earthy atau berkesan tanah bisa menjadi petunjuk yang berguna. Begitu pula woody, yang berarti berkesan kayu. Dua kata ini membantu menjelaskan mengapa nilam tidak selalu dibicarakan sebagai aroma daun segar.

Cari tahu bagian nilam yang ingin dinikmati

Saat membaca deskripsi parfum, tanyakan apakah nilam menjadi pusat aroma atau mendampingi bunga, buah, dan unsur manis. Lihat apakah merek menekankan sisi tanah, kayu, atau campuran lainnya.

Jika kurang menyukai kesan tanah lembap, sebutkan itu saat meminta rekomendasi. Jangan hanya mengatakan “tidak suka patchouli” berdasarkan satu parfum, karena yang kurang cocok mungkin susunan keseluruhannya.

Saat mencoba pilihan lain, bandingkan dengan catatan sebelumnya: bagian apa yang terasa berbeda, dan bagian apa yang tetap kurang disukai? Dengan cara ini, istilah nilam menjadi alat untuk menjelaskan selera, bukan alasan menilai semua parfum dalam satu kelompok sebagai sama.

Foto: Krzysztof Ziarnek, Kenraiz, Pogostemon cablin kz01 (CC BY-SA 4.0). Diperkecil oleh Wikimedia menjadi lebar 960 piksel; tanpa perubahan isi foto. Tanaman nilam (Pogostemon cablin). Foto ini tetap berlisensi CC BY-SA 4.0.

Referensi

  1. Kementerian Pertanian menjelaskan
  2. The Journey of Patchouli
  3. Buku bahan patchouli dari Givaudan
  4. Pogostemon cablin kz01
  5. CC BY-SA 4.0

Temukan aroma pilihan Anda

Jelajahi koleksi parfum Qammaris atau kunjungi toko untuk mencoba langsung.

Lihat katalogLokasi toko

Berhasil

Perubahan berhasil disimpan.